Catat lahan, kegiatan, jadwal & panen dalam satu aplikasi.
Catat Tani membantu petani menyimpan data lahan, mencatat pekerjaan harian dan biayanya, mengingat jadwal perawatan, serta menghitung pendapatan panen dari harga jual yang benar-benar Anda masukkan.
Peta jawaban: 8 pertanyaan, 1 halaman
Setiap poin tugas dijawab pada bagian terpisah di halaman ini. Klik untuk menuju jawabannya.
Masalah yang diselesaikan Catat Tani
Banyak petani mengelola lahan dengan buku tulis atau pesan singkat. Hasilnya, data sulit dicari, jadwal terlewat, dan biaya tidak pernah benar-benar diketahui.
Masalah di lapangan
- Data tersebar. Catatan lahan dan kegiatan ada di buku, chat, atau ingatan, sehingga sulit ditelusuri kembali.
- Jadwal terlupa. Penyiraman, pemupukan, penyemprotan, dan panen terlewat dari waktu yang tepat.
- Biaya & hasil tidak seragam. Pengeluaran dan pendapatan tidak dicatat dengan format yang sama, jadi untung-rugi sulit dihitung.
- Harga jual berubah-ubah. Perhitungan yang memakai harga tetap sering meleset dari kenyataan.
- Kondisi lapangan sulit. Waktu terbatas, ponsel dipakai di kebun, sinyal sering tidak stabil.
Solusi Catat Tani
- Data lahan & tanaman terstruktur dengan nama, lokasi, luas, dan komoditas.
- Catatan kegiatan + biaya yang otomatis masuk rekap biaya operasional.
- Jadwal & pengingat dengan status jelas: Terjadwal, Selesai, Terlambat.
- Catatan panen transparan. Pendapatan kotor = jumlah × harga jual yang Anda isi sendiri.
- Dashboard & laporan dihitung dari data yang benar-benar tersimpan, bukan angka contoh.
- Offline-first agar tetap bisa mencatat di kebun tanpa internet, lalu sinkron saat online.
Batasan produk (versi awal): bukan prediksi panen berbasis AI, bukan marketplace, bukan sumber harga pasar otomatis, dan bukan sistem akuntansi penuh. Laporan hanya berdasarkan data yang dimasukkan pengguna.
Analisa kebutuhan aplikasi
Requirement disusun dari kebutuhan pengguna utama: petani individu dan pemilik usaha tani skala kecil-menengah yang membutuhkan aplikasi sederhana dan bisa dipakai di lapangan.
Pemangku kepentingan
- Petani / pemilik lahan – pengguna utama.
- Pekerja tani & ketua kelompok – pencatat tambahan (rencana).
- Penyuluh & koperasi – pendamping dan mitra distribusi.
- Tim Catat Tani – pengelola produk dan dukungan.
Profil & kendala pengguna
- Mengelola satu atau beberapa lahan.
- Waktu terbatas dan sering bekerja di luar ruangan.
- Tidak terbiasa dengan aplikasi bisnis.
- Koneksi internet tidak selalu stabil.
Kebutuhan UI
- Teks jelas dan tombol besar (target sentuh ≥ 44 px).
- Form singkat dengan label permanen.
- Status memakai teks, bukan warna saja.
- Pesan kesalahan yang membantu dan konsisten.
Kebutuhan fungsional & prioritas
| Kode | Kebutuhan fungsional | Prioritas |
|---|---|---|
| F-01 | Login, logout, dan pemeriksaan sesi pengguna. | MVP |
| F-02 | Dashboard ringkasan: lahan aktif, tanaman, kegiatan, hasil panen, jadwal terdekat/terlambat. | MVP |
| F-03 | CRUD data lahan (nama, lokasi, luas + satuan, tanaman) dengan arsip/hapus berkonfirmasi. | MVP |
| F-04 | Catatan kegiatan: tanggal, jenis, lahan/tanaman, keterangan, biaya (≥ Rp0). | MVP |
| F-05 | Jadwal kegiatan, status (Terjadwal, Selesai, Dibatalkan, Terlambat), tandai selesai. | MVP |
| F-06 | Catatan panen: jumlah, harga jual manual, pendapatan kotor otomatis. | MVP |
| F-07 | Penyimpanan persisten dan sinkronisasi data. | MVP |
| F-08 | Laporan periode, grafik pendapatan vs biaya, ekspor PDF/Excel. | Lanjutan |
| F-09 | Notifikasi perangkat (push), foto dokumentasi, mode offline penuh. | Lanjutan |
Aturan bisnis penting
- Pendapatan kotor = jumlah hasil × harga jual yang diisi pengguna. Contoh: 500 kg × Rp8.000/kg = Rp4.000.000.
- Harga tidak pernah dipatok atau diisi otomatis oleh aplikasi.
- Selisih tercatat = pendapatan kotor − biaya tercatat (bukan laba bersih).
- Biaya tidak boleh negatif; luas lahan dan jumlah panen harus > 0.
- Lahan yang memiliki riwayat tidak dihapus diam-diam; tampilkan peringatan atau arsipkan.
- Jadwal lewat waktu dan belum selesai otomatis berstatus Terlambat.
Kebutuhan nonfungsional
- Kemudahan: alur singkat, label jelas.
- Responsif: ponsel 360-430 px, tablet, dan desktop.
- Keandalan: data tidak hilang saat aplikasi ditutup; kegagalan simpan ditampilkan.
- Keamanan & privasi: autentikasi dan otorisasi di server, password di-hash, data antar pengguna terisolasi.
- Aksesibilitas: kontras memadai, area sentuh besar, dukungan keyboard.
- Ekstensibilitas: siap menambah laporan, ekspor, foto, dan mode offline.
Penjelasan fitur-fitur Catat Tani
Delapan modul dengan satu design system hijau yang konsisten, dibuat untuk dipakai satu tangan di lapangan.
Login & Sesi
Masuk dengan username/email dan password (dapat ditampilkan/disembunyikan). Pesan gagal login jelas, sesi dijaga, dan logout berkonfirmasi.
Dashboard
Sapaan, tanggal, jumlah lahan aktif, tanaman, kegiatan bulan ini, hasil panen, aksi cepat, dan jadwal yang perlu perhatian. Semua angka dihitung dari data tersimpan.
Data Lahan
Simpan nama, lokasi, luas (m² atau hektare), dan tanaman tiap petak. Ada pencarian, filter, detail riwayat, serta arsip dengan peringatan dampak.
Catatan Kegiatan
Rekam pemupukan, penyemprotan, penyiangan, penanaman, pengairan, dan lainnya lengkap dengan biaya. Total biaya operasional bulan berjalan tampil di bagian atas.
Jadwal & Pengingat
Kalender mingguan/bulanan, status Terjadwal/Selesai/Terlambat, tombol Tandai Selesai dan Jadwalkan Ulang, serta opsi langsung membuat catatan kegiatan tanpa data ganda.
Catatan Panen
Isi jumlah dan harga jual aktual; pendapatan kotor dihitung otomatis. Filter per periode, lahan, dan tanaman.
Laporan Lanjutan
Rekap harian/bulanan/tahunan, pendapatan vs biaya, rekap per lahan dan tanaman, serta ekspor PDF/Excel.
Profil & Pengaturan
Info akun, preferensi satuan luas dan hasil panen, pengaturan pengingat, versi aplikasi, dan tombol keluar.
Keadaan UI yang jelas
Loading, empty state, pesan sukses/gagal, validasi di dekat kolom, dan konfirmasi hapus, sehingga petani selalu tahu apa yang terjadi.
Offline-first & sinkron
Data ditulis ke penyimpanan lokal lebih dulu, lalu dikirim ke server saat koneksi tersedia.
Pengingat tepat waktu
Pengingat H-1 dan pada hari kegiatan, ditambah peringatan cuaca sederhana untuk waktu semprot (tahap lanjutan).
Arsitektur aplikasi
Arsitektur berlapis: aplikasi hybrid dengan database lokal untuk kerja offline, REST API sebagai pintu data, dan layanan pendukung untuk penyimpanan, notifikasi, dan pembayaran.
Alur data
Pengguna mencatat di aplikasi → disimpan ke SQLite lokal → antrean sinkron mengirim ke API saat online → API memvalidasi dan menyimpan ke PostgreSQL → Dashboard dan Laporan menghitung ulang dari data tersimpan.
Model data inti
Pengguna → Lahan → Tanaman. Kegiatan, Jadwal, dan Panen mengacu ke Lahan (dan Tanaman). Pengingat terhubung ke Jadwal. Setiap data memiliki ID unik dan pemilik.
Keamanan
TLS, JWT berumur pendek, password di-hash (bcrypt/argon2), otorisasi per pengguna di server, backup database terjadwal, dan enkripsi data sensitif pada perangkat.
Analisa SWOT
Gambaran kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman Catat Tani pada tahap awal.
Strengths Kekuatan (internal)
- Fokus sempit dan sederhana: lahan, kegiatan, jadwal, panen.
- Harga jual manual sehingga laporan jujur dan transparan.
- Desain mobile-first dengan tombol besar dan bahasa Indonesia sehari-hari.
- Offline-first cocok untuk area sinyal lemah.
- Hybrid satu basis kode: biaya pengembangan efisien.
Weaknesses Kelemahan (internal)
- Merek baru dan belum dikenal petani.
- Literasi digital sebagian petani masih rendah.
- Input data manual membutuhkan kebiasaan dan disiplin.
- Tim kecil dengan sumber daya dukungan terbatas.
- Fitur otomatis (prediksi, harga pasar) belum tersedia di versi awal.
Opportunities Peluang (eksternal)
- Jutaan petani dan penetrasi smartphone Android yang terus naik.
- Dorongan pemerintah pada digitalisasi pertanian dan program penyuluhan.
- Kebutuhan catatan usaha untuk pengajuan pembiayaan/KUR.
- Kemitraan dengan koperasi, kelompok tani, dan toko saprotan.
- Pengembangan lanjutan: laporan, ekspor, foto, integrasi cuaca.
Threats Ancaman (eksternal)
- Aplikasi pertanian lain yang lebih besar dan berdana kuat.
- Kebiasaan lama mencatat di buku atau WhatsApp.
- Keterbatasan kuota dan sinyal di pedesaan.
- Risiko keamanan dan privasi data jika tidak dikelola benar.
- Daya beli petani yang sensitif terhadap harga langganan.
Business Model Canvas
Sembilan blok model bisnis Catat Tani.
Key Partners
- Koperasi & kelompok tani
- Penyuluh pertanian / dinas
- Toko saprotan & produsen pupuk
- Bank/lembaga pembiayaan
- Payment gateway, cloud, FCM
Key Activities
- Pengembangan & pemeliharaan aplikasi
- Edukasi & onboarding petani
- Dukungan pelanggan
- Kemitraan & pemasaran
Key Resources
- Tim developer & desainer
- Infrastruktur cloud & database
- Merek & basis data pengguna
- Konten edukasi
Value Propositions
- Semua catatan lahan, kegiatan, jadwal, dan panen di satu tempat
- Tidak ada jadwal terlewat berkat pengingat
- Tahu biaya dan pendapatan nyata, tanpa harga patokan
- Mudah dipakai, tetap jalan saat offline
Customer Relationships
- Self-service dengan tutorial singkat
- Komunitas WhatsApp petani
- Pendampingan lewat penyuluh & kelompok
Channels
- Google Play & App Store
- Media sosial (TikTok, YouTube, Facebook)
- Penyuluhan & kegiatan kelompok tani
- Website company profile
Customer Segments
- Petani individu skala kecil
- Petani multi-lahan / usaha tani menengah
- Kelompok tani, gapoktan, koperasi
- Mahasiswa & petani muda (agripreneur)
Cost Structure
- Gaji/honor tim pengembang dan desain
- Server, database, penyimpanan, notifikasi
- Biaya payment gateway (per transaksi)
- Pemasaran, edukasi lapangan, dan dukungan
Revenue Streams
- Langganan premium individu (bulanan/tahunan)
- Paket kelompok tani / koperasi (multi-pengguna)
- Kemitraan & konten sponsor yang relevan (tahap lanjutan)
- Layanan laporan khusus untuk lembaga (tahap lanjutan)
Cara mendapatkan audiens
Petani lebih percaya rekomendasi orang yang dikenal. Karena itu strategi dimulai dari komunitas dan lapangan, lalu diperluas lewat digital.
Kemitraan penyuluh, kelompok tani & koperasi
Pilot di beberapa kelompok tani dengan pelatihan singkat 30 menit. Satu ketua kelompok yang puas dapat membawa puluhan anggota.
Konten edukasi di TikTok, YouTube & Facebook
Video pendek berbahasa sederhana: cara mencatat pupuk, menghitung biaya per musim, dan tips jadwal tanam, dengan ajakan mencoba aplikasi.
Grup WhatsApp & komunitas petani
Bergabung dan membuat grup tanya-jawab, membagikan template catatan musim tanam, dan menjawab pertanyaan langsung.
Optimasi Play Store (ASO) & website
Kata kunci seperti "catatan tani", "jadwal pupuk", dan "pembukuan petani", ditambah halaman company profile ini yang dioptimalkan untuk pencarian.
Program referral
Petani yang mengajak 3 rekan mendapat bonus bulan premium gratis. Ketua kelompok mendapat akses paket kelompok.
Kolaborasi toko saprotan & kampus pertanian
Poster QR di toko saprotan dan kerja sama dengan kampus untuk program KKN/pendampingan petani muda.
Aktivasi
Onboarding 3 langkah: tambah lahan, catat kegiatan pertama, buat jadwal pertama.
Retensi
Pengingat jadwal, ringkasan bulanan, dan laporan musim tanam yang mendorong pengguna kembali.
Metrik yang dipantau
Unduhan, pengguna aktif mingguan, kegiatan tercatat per pengguna, konversi ke premium, dan churn.
Cara monetisasi
Model utama adalah freemium: fitur inti gratis agar petani mau mencoba, fitur lanjutan berbayar bagi yang membutuhkan.
1. Langganan premium (freemium)
Paket gratis mencakup pencatatan dasar. Paket berbayar membuka lahan tanpa batas, laporan lengkap, ekspor PDF/Excel, foto dokumentasi, dan backup cloud.
2. Paket kelompok tani / koperasi
Langganan multi-pengguna dengan satu rekap gabungan untuk ketua kelompok. Pembayaran satu pintu lebih mudah bagi anggota.
3. Kemitraan & konten sponsor
Informasi produk saprotan atau asuransi pertanian yang relevan dan diberi label sponsor jelas. Tidak mengubah isi laporan petani, dan Catat Tani tidak menjadi marketplace.
4. Layanan laporan untuk lembaga
Dengan persetujuan pengguna, ekspor catatan usaha tani sebagai pendukung pengajuan pembiayaan atau program pendampingan.
Simulasi pendapatan (asumsi)
| Skenario | Pengguna aktif | Konversi berbayar | Pelanggan | Rata-rata/bulan | Perkiraan pendapatan/bulan |
|---|---|---|---|---|---|
| Konservatif | 5.000 | 3% | 150 | Rp25.000 | Rp3.750.000 |
| Realistis | 20.000 | 5% | 1.000 | Rp28.000 | Rp28.000.000 |
| Optimis | 50.000 | 7% | 3.500 | Rp30.000 | Rp105.000.000 |
Angka di atas adalah asumsi perencanaan, bukan data aktual. Hasil nyata bergantung pada validasi pasar dan uji pengguna.
Pricing yang ramah untuk petani
Mulai gratis. Tingkatkan paket hanya ketika usaha tani Anda bertambah besar. Harga adalah usulan awal dan dapat disesuaikan setelah uji pasar.
Tani Mandiri
- Hingga 2 lahan
- Catatan kegiatan & biaya
- Jadwal & pengingat dalam aplikasi
- Catatan panen + pendapatan kotor
- Dashboard ringkasan
- Laporan periode & grafik
- Ekspor PDF/Excel
- Foto & backup cloud
Tani Plus
- Lahan & tanaman tanpa batas
- Semua fitur Tani Mandiri
- Laporan periode & grafik pendapatan vs biaya
- Ekspor PDF & Excel
- Foto dokumentasi kegiatan
- Backup & sinkron antar perangkat
- Pengingat push & prioritas dukungan
Kelompok Tani
- Semua fitur Tani Plus untuk tiap anggota
- Rekap gabungan untuk ketua kelompok
- Peran ketua & anggota
- Pelatihan onboarding kelompok
- Pembayaran satu pintu
- Dukungan prioritas
Dasar penentuan harga
- Terjangkau: Rp25.000/bulan setara sekitar satu bungkus pupuk kecil atau beberapa jam upah harian, jauh lebih kecil daripada biaya kegiatan yang dicatat.
- Value-based: manfaat utama adalah tahu biaya dan hasil nyata serta tidak melewatkan jadwal.
- Freemium: paket gratis berguna sungguhan sehingga hambatan mencoba rendah.
- Diskon tahunan: mengurangi churn dan menyesuaikan arus kas musim tanam.
Metode pembayaran & kebijakan
- QRIS, e-wallet, transfer bank/virtual account, dan pulsa (opsional).
- Pembayaran musiman: tahunan dapat dibayar setelah panen.
- Percobaan gratis 14 hari untuk Tani Plus.
- Data tetap dapat dilihat dan diekspor meski langganan berakhir.
Harga bersifat usulan untuk keperluan perencanaan bisnis dan dapat berubah setelah validasi dengan calon pengguna.
Siap mencatat musim tanam berikutnya?
Mulai dari satu lahan, satu kegiatan, dan satu jadwal. Sisanya biar Catat Tani yang merapikan.
Lihat paket